Jumat, 08 Maret 2019


Assalamualaikum Wr. Wb
Saya shelvi mengerjakan remedial VOIP

Wassalammualaikum Wr. Wb

Minggu, 25 November 2018

Static routing antar network

Assalamualaikum WRWB

Saya shelvi Nurhayati ngin memberi tahukan Static routing antar network

                               Konsepnya Seperti gambar diatas .....
      Disini saya menggunakan 4 Router 8 Switch dan 10 Network  


                                 gambar diatas cara konfigurasi PC saya menggunakan 20.20.20.20 

maaf disini saya tidak menjelaskan secara lengkap dan detail

Wassalamualaikum WRWB

   


Sabtu, 27 Oktober 2018

Cara Konfigurasi Router ke Router dan Workstation menggunakan Kabel DCE Dengan CLI


Assalamualaikum Warrohmatullahi Wabarokatuh


Pada pembahasan kali ini saya akan mengkonfigurasi Router ke Router dan Workstation menggunakan Kabel DCE (Data Communication Equipment) dan Workstation ke Router menggunakan Kabel Cross-Over


Jadi Konsepnya seperti Gambar Dibawah




Jadi Settingan Awalan untuk menambahkan IP pada Port Serial itu seperti gambar dibawah
pada gambar dibawah saya sedang menambahkan IP pada Serial Port 2/0 jika ingin menambahkan IP pada Serial Port yang Lain ganti saja 2/0 menjadi Serial Port yang ingin anda ganti
dan yang digambar ini saya sedang mengkonfigurasi Router 0 dengan IP 192.168.50.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 dan clock rate nya 56000,jika ingin menyambungkan semua Router kita harus men-setting clock rate yang sama,dan kode "no shut" itu untuk mengaktifkan IP yang sudah didaftarkan pada Serial Port tersebut

Setelah mengaktifkan IP saya akan lanjut smen-setting Router 1 dengan IP 192.168.50.2 dengan subnet mask 255.255.255.0 pada Serial Port 3/0 karena kalau saya tiap mengirimkan IP baru itu menggunakan Serial Port 2/0 dan menambahkan IP dengan segmen yang sama itu menggunakan Serial Port 3/0 agar saya gampang mengingatnya :D tapi kalau mau beda silakan,jadi Jalur DCE antara Router 0 dan Router 1 itu adalah Network 192.168.50.0 dan jangan lupa masukkan kode "no shut" lagi agar mengaktifkan IP yang sedang didaftarkan,seharusnya ketika anda memasukkan kode "no shut" Kabel DCE Antara Router 0 dan Router 1 itu sudah Hijau

Dengan ini saya sedang men-setting Router 1 Serial Port 2/0 karena kita akan memulai Lembaran Baru alias IP Segmen yang baru,dan IP yang baru itu adalah 192.168.100.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 dan clock rate nya 56000,karena Serial Port 2/0 di Router 1 itu menuju ke Serial Port 3/0 pada Router 3

Lanjut dari penjelasan yang tadi,Karena Serial Port 2/0 di Router 1 itu menuju ke Serial Port 3/0 pada Router 3 jadi Masih satu Network segmen-nya masih sama hanya saja yang membedakan itu ada HOST ID/NET ID nya,dan di Router 3 pada Serial Port 3/0 saya men-setting IP nya dengan 192.168.100.2 dengan subnet mask 255.255.255.0 dan Clock rate nya masih sama yaitu 56000 dan masukkan kode "no shut" setiap kali mendaftarkan IP address mau itu baru atau segmen yang sama,dan jika sudah di masukkan kode "no shut"pada Router 3 seharusnya Kabel DCE antara Router 1 dan Router 3 itu sudah hijau




ketikkan kode "exit" untuk keluar dari Pengkonfigurasian terkini,masih di Router 3,jika tadi di Router 3 kita sedang men-setting Serial Port 3/0,sekarang kita men-setting Serial Port 2/0-nya untuk membuat Segmen IP yang baru,yaitu dengan IP 192.168.150.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 dan Clock Rate 56000 seperti biasa ketikkan kode "no shut"untuk mengaktifkan IP yang sudah didaftarkan di Serial Port 3/0







Lanjut, Dibawah ini saya sedang men-setting Router 2 Serial Port 3/0 dengan IP 192.168.150.2 dengan subnet mask 255.255.255.0 dan clock rate 56000,karena ini masih satu Network dengan Router 3 Serial Port 2/0 jadi Segmennya masih sama,dan yang saya Blok biru itu adalah kode-kode-nya :D,seharusnya ketika anda mengetikkan kode "no shut"Kabel DCE antara Router 3 Serial Port 2/0 dan Router 2 Serial Port 3/0 akan langsung hijau





Pada dibawah ini saya sedang men-setting Router 2 Serial Port 2/0 karena kita akan membuat IP dengan Segmen yang baru yaitu 192.168.200.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 dan clock rate 56000,seperti biasa ketikkan "no shut"agar IP-nya aktif






Dan Dibawah ini saya sedang men-setting Router 0 Serial Port 3/0 dengan IP 192.168.200.2 dan subnet mask 255.255.255.0 dan clock rate 56000 dan ketikkan "no shut" untuk mengaktifkan IP-nya,setelah itu seharusnya Kabel DCE antara Router2 dan Router0 sudah menjadi hijau



Selanjutnya kita akan menkonfigurasikan Tiap-tiap Workstation pada setiap Router

PC0=IP:192.168.40.10
         Subnet Mask:255.255.255.0
         Gateway:192.168.40.1

PC1=IP:192.168.30.10
         Subnet Mask:255.255.255.0
         Gateway:192.168.30.1

PC2=IP:192.168.20.10
         Subnet Mask:255.255.255.0
         Gateway:192.168.20.1

PC3=IP:192.168.10.10
         Subnet Mask:255.255.255.0
         Gateway:192.168.10.1

Pastikan samakan Segmen IP dengan Segmen Gateway

dan jangan Lupa Daftarkan IP Gateway tiap Workstation ke Router-nya masing-masing


saya memasukkan IP Gateway PC0 ke Router 0 Port Fast Ethernet 0/0 karena saya menginput kabel cross nya ke Fast Ethernet 0/0 di Router 0,Lakukan Cara yang sama seperti ini hanya saja dengan IP dan Gateway yang berbeda-beda ke Setiap Router,kalau saya sama semua menginput kabel Workstation ke Router nya,diinput ke Port Fast Ethernet 0/0 semua.



setelah itu jika sudah Hijau semua maka kita lanjut ke tahap selanjutnya yaitu Static Routing,
dengan menggunakan perintah ip route pada CLI Router


Setelah semuanya sudah hijau,berarti semuanya sudah terhubung,tugas kita selanjutnya adalah menghubungkan Workstation-Workstation tersebut terhubung satu sama lain dengan menggunakan perintah"ip route" seperti pada gambar,digambar juga sudah dijelaskan apa maksud dari ip tersebut contoh 192.168.30.0 (Tujuan Kita) 255.255.255.0 (Subnet Mask) 192.168.50.2 (Pintu untuk terhubung ke Network 30.0) dikarenakan PC1 Gateway dan IP nya adalah 30.1 dan 30.2 jadi kita menginput 30.0 saja itu sudah termasuk Gateway dan IP-nya karena 30.0 itu adalah sebuah Network





Tadi Kita Meng-IP route Router 0 agar bisa mengakses PC1 yang network nya 30.0,sekarang kita Meng-IP Route Router 2 agar bisa juga mengakses PC0 yang Network-nya 40.0,Jadi kalau diibaratkan ada Timbal Balik-nya gitu jadi kita harus Meng-IP Route dua duanya jangan hanya satu,Router yang mana yang mau dituju dan Router yang mau dituju itu juga harus Meng-IP Route-kan ke Router yang mau menuju Router tersebut,jadi harus di Ip-Route-kan dengan benar,Tujuannya dan Mau Melewati IP Yang mana untuk menuju tujuan tersebut





selanjutnya kita akan mengetes atau Menge-Ping PC1 ke PC0 yang sudah di Ip-Route kan pada Masing-masing Router nya menuju ke Network PC Masing-Masing,seperti gambar dibawah ini Saya mengeping PC1 ke PC0 disini saya memakai IP 192.168.40.10 untuk PC0 dan saya mengeping-nya dari PC1 yang ber-IP 192.168.30.10,dan saya sudah mendapatkan jawaban dari PC0,ini artinya sudah Terhubung antara PC0 dan PC1 karena tadi sudah di IP Route-kan

Itu saja yg saya bisa sampaikan, kurang lebih nya mohon di maafkan

Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarokatuh.